SEMA (Surat Edaran Mahkamah Agung No.3 Tahun 1963)

Tentang beberpa pasal dalam KUHPerdata yang dinyatkan tidak berlaku :
1.Pasal 108 dan 110 KUHPerdata tentang kewenangan wanita kawin (Istri) untuk melakukan perbuatan hukum dan untuk menghadap di muka pengadilan harus dengan ijin dan kuasa dari suami ( Dalam UU No. 1 tahun 1974 Istri adalah Cakap)

2.Pasal 284 ayat 3 KUHPerdata mengenai pengakuan anak yang lahir di luar perkawinan oleh seorang perempuan Indonesia asli. Pengakuan anak tidak berakibat putusnya hubungan hukum antara ibu dan anak (lembaga pengakuan anak luar kawin sudah tidak dikenal dalam UU No.1 tahun 1974)

3.Pasal 1579 KUHPerdata yang menentukan dalam hal sewa-menyewa barang,pemilik barang tidak dapat menghentikan perjanjian sewa menyewa dengan mengatakan bahwa ia akan memakai sendiri barangnya,kecuali apabila pada waktu membuat perjanjian diperjanjikan.

4.Pasal 1238 KUHPerdata bahwa pelaksanaan perjanjian hanya dapat dimintakan di muka hakim,apabila gugatan didahului dengan tagihan tertulis (somasi)

5.Pasal 1460 KUHPerdata tentang risiko dalam jual beli,bahwa sejak kata sepakat risiko beralih pada pembeli sekalipun barang belum diserahkan.

Orang-Orang yang Tidak Cakap atau Kurang Cakap (Pasal 1330 KUHPerdata)
1.Orang-orang yang belum dewasa
2.Orang-orang yang ditaruh di bawah pengampuan (Curatele)
3.Orang-orang perempuan yang dalam keadaan kawin (Telah dihapus dengan Surat Edaran Mahkamah Agung No.3 Tahun 1963 dan Pasal 31 Undang-Undang No.1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan)

Orang Belum DewasaAdalah orang yang belum mencapai usia 21 tahun atau belum kawin (Versi Pasal 1330 KUHPerdata)
a.Adalah seseorang yang belum berusia 18 Tahun (Versi Pasal 1 Undang-Undang No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak)
b.Tidak cakap melakukan perbuatan hukum(onbekwaam)
c.Perbuatan hukum yang dilakukan oleh orang yang tidak cakap menjadi tidak syah secara relatif atau dapat dibatalkan (Vernietigbaar)
d.Kepentingan hukum bagi orang yang belum dewasa diwakili oleh orang tua atau walinya(di bawah kekuasaan orang tua)

Beberapa Perbuaatan Hukum yang dapat Dilakukan Anak Yang Belum Dewasa
a)Pasal 1601 g KUHPerdata “ seorang yang belum dewasa adalah cakap membuat persetujuan-persetujuan sebagai buruh,jika ia untuk itu dikuasakan oleh wakilnya menurut undang-undang baik secara tertulis maupun lisan”

b)Pasal 1601 h KUHPerdata “ jika seorang belum dewasa yang belum cakap untuk membuat persetujuan perburuhan,telah membuat suatu persetujuan dan karena itu selama enam minggu telah melakukan pekerjaan di bawah pewrintah majikan,dengan tidak ada perlawanan dari pihak wakilnya menurut undang-undang,maka dianggaplah ia telah dikuasakan dengan lisan oleh wakilnya itu untuk membuat persetujuan perburuhan tersebut”

c)Pasal 897 KUHPerdata “ Bagi anak yang belum mencapai usia 18 tahun tidak diperbolehkan membuat surat wasiat.

4 thoughts on “SEMA (Surat Edaran Mahkamah Agung No.3 Tahun 1963)

  1. makasih atas infonya…
    tp kalo gg salah mbakk nya kulia di UNESA yaa?
    kayak pernah ktemu,,,
    mkasii yaa mbkk ne buat tgasnya bu Enny,, HK Perdata..😀

  2. mbak , kalo itukan pasal” yang sudah tidak berlaku menurut SEMA NO.3 Thn.1963 .
    nah kalo UU yang menggantikan pasal” tersebut siatas , UU apasajakah..?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s